Orderan fiktif Sampai Hilang Jejak.

 Cerita bermula dari seorang pemuda laki-laki bernama Ahmad yang berprofesi sebagai seorang ojek online dari salah satu aplikasi. Ia mulai bekerja dari tahun 2018 sebagai tukang ojek online. Kejadian terjadi secara tiba-tiba, padahal sebelumnya Ahmad tidak pernah mendapatkan orderan fiktif. Pada hari itu Jumat, 19 September 2018, Ahmad mendapatkan orderan sekitar jam 20.30. Ahmad menerima orderan untuk mengantarkan makanan dari restoran menuju ke rumah pelanggan yang berada di daerah Puri Kembangan. Singkat cerita sebelumnya Ahmad ini bekerja di 2 aplikasi, yang 1 sebagai pengantar makanan dan yang 1 lagi sebagai ojek (penumpang).

Waktu itu Ahmad mengantarkan makanan dari restoran menuju ke rumah si pelanggan tersebut. Tetapi karena jarak restoran menuju ke arah Puri Kembangan yang sedikit jauh. Ahmad berpikir untuk mengantar orang sekaligus mengantar makanan tersebut. Kemudian Ahmad membuka ponselnya dan membuka aplikasi ojek penumpang, kemudian ia mendapatkan orderan yang pas sekali arahnya menuju ke arah Puri Kembangan juga. Singkat cerita Ahmad jemput lah penumpang tersebut, dan ketika sampai untuk menjemput si pelanggan, Ahmad yang berhenti dan terlalu fokus pada ponselnya merasakan seperti ada orang yang sudah naik ke motornya. Sehingga Ahmad berasumsi bahwa itu adalah penumpangnya, lalu Ahmad mengantarkan ke tempat tujuan dari pelanggan tersebut. Di sepanjang jalan Ahmad dan penumpang tidak mengeluarkan 1 kalimat apapun, Ahmad berinisiatif untuk mengobrol dengan penumpang tersebut, tapi setiap kalimat yang dilontarkan Ahmad kepada penumpang itu tidak mendapatkan respon apapun. 

Setelah itu di perjalanan yang agak mencekam, Ahmad merasa tidak beres seperti melewati jalanan yang sangat gelap. Ahmad pun curiga karena arah yang mereka lewati seperti jalanan kosong tidak berujung. Tetapi Ahmad tetap fokus dan tetap terus berjalan, di perjalanan Ahmad mendapatkan beberapa gangguan seperti ada suara anak-anak bermain, nenek-nenek yang sedang berjalan ngesot dan ia seperti melihat orang berjalan tetapi tidak menapak pada tanah. Saat hampir sampai di tujuan, Ahmad merasa semakin aneh karena titik lokasi nya berhenti di kuburan. Sontak Ahmad bertanya kepada penumpangnya "neng, ini bener neng titik lokasinya disini?" lalu kemudian penumpang tersebut pun menjawab dengan suara yang cekikikan "iyah mas, emang saya tinggal di daearah ini". Ahmad pun yang mendengar itu kebingungan karena tidak ada 1 rumah pun di daerah kuburan tersebut. Sesampainya mereka di titik lokasi, Ahmad yang merasa ketakutan tidak berani menengok ataupun mengintip dari kaca spion. Kemudian saat Ahmad merasakan si Penumpang telah turun dari motornya, Ahmad tetap diam disana sebentar dan dia berusaha memberanikan diri untuk melihat kearah penumpang yang sudah berjalan kearah lain. Kemudian Ahmad pun menengkok ke semua arah tapi dia tidak menemukan seorang pun, kemudian ia mendengar seperti ada suara perempuan yang memanggil-manggil Ahmad dengan sebutan mas. Kemudian Ahmad yang merasa ketakutan berusaha untuk memberanikan diri untuk menengok kearah depan, tetapi Ahmad masih tidak melihat siapapun. Lalu Ahmad merasa aneh karena mendengar suara seseorang dari arah depan namun tidak melihat siapapun, sampai pada akhirnya Ahmad menengok kearah atas pohon beringin besar dan tua. 

Ahmad yang menengok perlahan dan melihat keatas pohon, ia langsung dikagetkan oleh seorang wanita berbaju merah dan sambil tertawa dengan wajah yang sudah rusak seperti kecelakaan. Ahmad yang kaget dan ketakutan itu pun terpingsan di tempat itu, namun sayangnya Ahmad pun hilang jejak tidak ada yang mengetahui keberadaan Ahmad sampai saat ini. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Malam di Pedesaan: Kuntilanak dari Hutan Rimba"

Sosok Kakek - Kakek Misterius, Universitas Maranatha Bandung

Jatuh Cinta Dengan Sosok Tampan Lucanne