SUKA NGINEP DIRUMAH TEMAN? HATI-HATI HAL INI TERJADI KE KAMU !!!!!
Halo, absen nih yang nungguin cerita horor terbaru dari
kita? Kali ini aku mau bawain cerita horor yang bikin kita jadi waspada,
apalagi buat yang suka nginep di rumah teman. Oke, kita pakai nama samaran ya.
Kisahnya dimulai saat Novia masih duduk di bangku SMA. Saat
itu Novia ini emang suka keluar-keluar dan juga memang dibolehkan nginep di
rumah teman-temannya. Saat istirahat, Novia dan teman-temannya, kita sebut saja
Dewi, Lydia, Angela, dan juga Indah memutuskan untuk menginap bersama. Dan
kebetulan di antara mereka semua yang paling berada di tempat mereka itu
Angela, jadi mereka semua memutuskan untuk menginap di rumah Angela. Dan
kebetulan rumah Angela ini gak terlalu jauh dari sekolah dibandingkan rumah
teman-teman yang lain. Setelah membahas tentang menginap, Novia dan
teman-temannya memutuskan untuk menginap hari Jumat setelah sekolah berakhir.
Singkat cerita, tibalah hari di mana mereka memutuskan untuk
menginap dan Novia dan teman-temannya dijemput oleh ayah Angela. Tapi kebetulan
apa yang terjadi, semua teman-teman Novia membatalkan janji mereka untuk
menginap bersama, sehingga hanya tersisa Novia. Namun karena merasa tidak enak
dengan ayah Angela dan Angela sendiri karena sudah berjanji, maka Novia
memutuskan untuk tetap menginap di rumah Angela. Lalu naiklah Novia dan Angela
ke dalam mobil.
Di dalam mobil semua hening, paling hanya terdengar musik
dari radio di dalam mobil. Lalu setelah sekitar 15 menit-an sampailah Novia dan
Angela di rumah Angela. Sebenarnya Novia ragu karena dia tidak pernah menginap
sendirian, namun saat tiba di dalam rumah Angela, ibu Angela menyambut Novia
dengan ramah yang justru membuat Novia terheran-heran. Karena setau Novia dan
yang sudah dialami Novia, saat dating ke rumah Angela dan menginap dengan
teman-temannya, ibunya Angela ini tidak pernah menyapa ataupun berbicara dengan
mereka. Biasanya ibunya terus diam dan tidak memedulikan mereka. Tapi kenapa
hari ini berbeda? Tetapi Novia tidak terlalu menghiraukan. Dia berpikir mungkin
mood ibunya sedang bagus hari ini. Setelah Novia menghilangkan pikirannya tak
sampai beberapa detik, ibunya memanggil mereka semua, ayahnya Angela, Angela,
dan dirinya untuk duduk di meja makan.
Tapi hal aneh pun terjadi di meja makan. Tersedia 4 piring
yang padahal selama di mobil Angela dan ayahnya tidak memegang hp ataupun alat
elektronik lainnya yang bisa memberi kabar kepada ibunya bahwa hanya Novia
seorang yang menginap dan teman-teman lainnya tidak ikut. Jadi ibunya tahu dari
mana? Dan yang lebih anehnya, makanan yang disajikan di meja makan adalah
makanan mewah. Memang Novia tahu Angela dan keluarganya kaya, tapi sedari
pengalaman Novia, mereka tidak pernah menyiapkan makanan seperti ini untuk
teman-teman Angela. Dan yang lebih anehnya, saat sudah duduk di meja makan dan
makan, Angela, ayahnya, dan ibunya diam tak ber kata sepatah pun. Novia
terheran-heran. Emang beginikah tradisi keluarga mereka saat makan tidak boleh
bersuara? Dan juga tatapan mereka semuanya kosong.
Novia pun bergidik ngeri dan merasa tidak nyaman, hingga dia memutuskan untuk menjernihkan pikirannya di toilet. Sehingga saat di tengah makan, Novia izin ke mereka untuk pergi ke toilet. Namun tidak ada jawaban yang membuat hal itu semakin aneh. Tapi Novia tetap jalan ke toilet dan di dalam toilet, Novia mempertanyakan akan keputusan nya menginap di rumah Angela sendiri apakah salah? Saat sedang berpikir keras, tak lama Angela pun mengetuk pintu dan berkata, "Woi Novia, kenapa lama banget kamu di dalam, ayo cepat ke kamar ku." Dan Novia yang mendengar hal itu merasa lega karena Angela sudah kembali normal. Lalu bergegaslah Novia keluar dari kamar mandi, lalu menuju kamar Angela untuk beristirahat setelah mandi dan lainnya. Tiba-tiba waktu tidur mereka tiba, tetapi Novia masih merasa ada yang janggal sehingga membuat Novia tidak bisa tidur. Lalu saat mengecek jam, sudah masuk pukul 4 pagi. Namun tak lama dari Novia mengecek jam, tiba-tiba dia mendengar langkah kaki yang jalan beriringan. Akhirnya Novia berpura-pura tidur. Lalu tak lama terdengar bunyi pintu terbuka. Padahal setau Novia pintu kamar Angela sudah ia kunci sebelum mereka tidur. Dan terdengar suara kedua orang tua Angela, di mana ibu Angela sedang berdiri samping Angela dan ayah Angela sedang duduk di tengah-tengah kasur di antara Angela dan Novia. Lalu Novia merasa kaki nya dipegang dan diikatkan sesuatu seperti benang dan ia mendengar ayah Angela seperti sedang membaca mantra. Tetapi Novia tidak langsung membuka mata, ia menunggu terlebih dahulu. Dan setelah kedua orang tua Angela keluar, baru ia bangun dan mengecek kakinya. Dan benar saja, kaki nya sudah diikatkan benang berwarna kuning pas di jempolnya. Akhirnya Novia berinisiatif untuk membuka benang tersebut dan terkejutlah dia. Di dalamnya ada kertas bertuliskan bahasa yang tidak ia ketahui. Lalu terdengar suara ibu Angela tapi tidak terlalu jelas karena takut Novia mengikatkan kembali benangnya namun di kaki Angela lalu berpura-pura tidur lagi.
Tak lama setelah itu, terdengar bunyi langkah kaki memasuki kamar, namun tidak terdengar suara pintu dibuka. Selang itu terdengar bunyi "krekk... krekkk" seperti seseorang yang memakan tulang. Novia sangat takut dan karena ketakutan, Novia pun tertidur. Keesokan harinya pukul 7 pagi, terdengar suara tangisan. Ternyata suara itu adalah tangisan dari kedua orang tua Angela dan juga orang tua Novia berserta kakak Novia. Akhirnya, Novia dengan cepat membuka pintu kamar dan kedua orang tua Angela sangat terkejut. Lalu langsung lari ke kasur dimana Angela masih tertidur. Ternyata saat dibuka selimutnya, Angela sudah meninggal secara mengenaskan dengan tulang rahang yang menghilang. Lalu kedua orang tua Angela pun menyalahkan kematian anaknya kepada Novia, tetapi keluarga Novia membela Novia. Orang tua Angela tetap kekeh dan mengunci mereka sekeluarga didalam kamar sambil keluar membawa jasad Angela.
Setelah Angela dimakamkan, semua warga desa datang untuk menyidak Novia dan
keluarganya. Saat Novia ingin menjelaskan kronologinya, orang tua Angela pun
memotong pembicaraannya dan bersikeras untuk membawa mereka semua ke polisi.
Namun, warga desa mempersilahkan Novia untuk menyelesaikan kronologinya dan
akhirnya keluarga Angela mengusir mereka semua. Keesokan harinya, orang tua
Angela sudah pergi meninggalkan desa. Usut punya usut, ternyata orang tua
Angela memelihara genderuwo. Apakah setelah pergi orang tua Angela akan
membalas dendam? Tidak ada yang tahu.
wuih seru seru, lumayan buat cerita sebelum tidur... kalau boleh request tentang mitos hantu harimau sulawesi selatan kak
BalasHapuskasihan banget si novia tapi kasihan juga si angela jadi mati
BalasHapusSeru, tapi gk habis pikir. Bisa - bisanya melihara genderuwo dong
BalasHapuswow plot twist bgt kak
BalasHapuskalo jadi keluarga novia, aku si gamau dikurung didalam kamar
BalasHapuswoehh tolonglahhh gw sering nginep dirumah temen :( tp seru bacanya tp juga bikin bulu kuduk merinding
BalasHapusTAKUTTT
BalasHapus